DIABETES AKIBATKAN IMPOTENSI JANGAN BIARKAN MASALAH INI MENJADI MASALAH ANDA

Posted on

Diabetes memang merupakan salah satu penyakit yang paling dihindari, juga paling banyak di derita oleh masyarakat Indonesia. Namun ternyata bukan hanya itu karena impotensi pada pria karena diabetes juga menjadi hal lain yang juga patut untuk diwaspadai. Tingginya kadar gula pada penderita diabetes dapat memicu terjadinya suatu kondisi yang disebut “diabetic neuropathy” yaitu sejenis kerusakan saraf yang diderita oleh penderita diabetes. Gula darah yang tinggi dapat melukai serabut saraf pada seluruh bagian tubuh, tetapi akan paling sering merusak saraf pada darah kaki. untuk mengatasi kadar gula darah yang tinggi bisa di atasi dengan pengobatan alami berupa menggunakan minyak kutus kutus asli bali.

diabetes sebabkan impotensi

Neuropathy atau kelumpuhan saraf yang dialami seorang penderita diabetes tidak selalu sama, tergantung dari saraf yang mengalami kerusakan. Biasanya akan timbul rasa sakit hingga mati rasa pada kaki atau bagian tubuh yang mengalami kerusakan. Bagi sebagian orang, akan menimbulkan gejala ringan, tetapi untuk orang lain bisa mengakibatkan kelumpuhan. Salah satu jenis saraf yang juga sering terserang adalah saraf pada penis sehingga bagi pria yang menderita diabetes kerap mengalami impotensi atau gangguan ereksi.

Impotensi atau biasa juga dikenal dengan disfungsi ereksi suatu keadaan dimana organ vital laki-laki tidak bisa berfungsi/ereksi secara normal sehingga mengganggu aktifitas seksual. Berdasarkan penyebab umum, impotensi dapat terkategori menjadi dua yaitu :

–              Impotensi neuropati : terjadi karena adanya kerusakan saraf sehingga tidak memungkinkan bagi penis untuk melakukan ereksi. Kondisi ini bisa terjadi karena diabetes, trauma pasca operasi, gangguan hormonal atau efek samping penggunaan obat.

–              Impotensi psikologi : kondisi ini mendeskripsikan kondisi dimana ereksi atau penetrasi gagal dilakukan karena alasan psikologis termasuk karena pikiran atau perasaan daripada gangguan fisik.

Bagi anda yang bukan penderita diabetes bukan berarti anda bisa terhindar dari masalah impotensi, karena impotensi akibat merokok juga bisa menjadi hal lain yang patut anda waspadai terlebih karena kebiasaan merokok sudah menjadi sangat umum terutama bagi pria muda. Namun setelah melihat efek sampingnya bagi tubuh, mungkin akan membuat anda berpikir ulang tentang kebiasaan merokok anda.

Pada rokok terdapat berbagai kandungan zat berbahaya yang juga dapat mempengaruhi tubuh termasuk mengakibatkan penyempitan pembuluh darah. Penyempitan pembuluh darah juga bisa terjadi pada pembuluh darah di daerah penis sehingga mengakibatkan penis tidak mampu ereksi. Bagi pria muda, gangguan ini mungkin belum terasa karena masih kuatnya hormon seksualitas yang diproduksi, namun apabila konsumsi rokok masih terus dilakukan akan semakin meningkatkan resiko impotensi. Merokok juga menyebabkan penurunan produksi sperma, kematian sperma yang tinggi dan hilangnya libido.

Meski impotensi bisa disembuhkandengan beberapa cara,tetap akan lebih baik jika anda selalu memperhatikan pola hidup anda sehingga masalah ini tidak perlu menjadi masalah anda. Namun bagi anda penderita diabetes atau kondisi lain yang mengakibatkan impotensi, beberapa terapi dapat anda lakukan, seperti dengan penggunaan obat – obat tertentu untuk melancarkan peredaran darah di daerah penis, dapat juga dengan melakukan operasi untuk memperbaiki sistem persarafan atau sistem peredaran darah anda yang terganggu.

Meskipun begitu, cara terbaik adalah dengan mengubah pola hidup sebelum masalah terjadi. Bagi anda terutama pria muda yang sudah memiliki kebiasaan merokok yang mendarah daging, cobalah untuk secara perlahan mengurangi konsumsi rokok anda. Beberapa obat memang bisa membantu masalah impotensi anda namun pada beberapa kasus lain, impotensi tidak dapat disembuhkan hanya dengan penggunaan obat.

Tentu anda tidak mau masalah anda ini menjadi masalah yang melatarbelakangi ketidak harmonisan anda dengan istri bukan..?Karenanya, selalu biasakan untuk hidup sehat dengan pola hidup yang tepat.