Kenali Gejala Tips Dan Cara Pencegahan Penyakit Diabetes

Posted on

Penyakit Diabetes adalah satu salah satu penyakit yang sangat umum dan sering ditemukan di Indonesia. jenis penyakit satu ini memang banyak menyerang warga Indonesia dan memiliki dampak yang sangat mematikan. Penyakit ini dapat terjadi karena adanya kandungan gula dalam darah yang sangat tinggi diatas ketentuan normal sehingga menimbulkan berbagai macam masalah. Penyakit diabetes ini erat kaitannya dengan gangguan pada insulin.

penyakit diabetes

Orang yang memiliki penyakit diabetes tidak memiliki insulin yang cukup dibutuhkan oleh tubuh karena peran pankreas yang biasanya menghasilkan insulin tidak dapat bekerja dengan baik. Karena ketiadaan insulin inilah kemudian sel-sel dalam tubuh pun tidak dapat memproduksi glukosa menjadi energi sehingga glukosa menjadi menumpuk di dalam darah menimbulkan berbagai macam dampak negatif yang mengintai tubuh.

Jika diklasifikasikan menurut jenisnya maka ada tiga jenis diabetes yang ditemukan. Diabetes tipe pertama adalah diabetes karena adanya kerusakan kepada sel-sel pankreas yang seharusnya memproduksi insulin. Terganggunya produksi insulin pada pankreas inilah yang kemudian menyebabkan terganggu juga penyerapan glukosa dalam tubuh. Penyakit diabetes tipe 1 ini biasa juga disebut dengan autoimun penderita diabetes autoimun sangat sedikit di dunia, penderita diabetes sekitar 5 sampai 10% nya adalah penderita autoimun.

Diabetes tipe 2 adalah diabetes karena sel tubuh yang tidak sensitif terhadap insulin sehingga insulin yang seharusnya berguna untuk menyerap glukosa tidak dapat berfungsi dengan baik, diabetes jenis ini sangat banyak dan memiliki populasi sekitar 90% di dunia. Selain kedua jenis tipe diabetes ini, ada juga tipe diabetes yang disebabkan karena conditional. Diabetes ini sering di sebut sebagai diabetes gestasional yaitu diabetes yang terjadi pada ibu karena adanya perubahan hormon namun setelah ibu hamil melakukan persalinan gula darah akan kembali menjadi normal.

Jika dilihat dari gejala dan cara penyerangannya maka antara diabetes tipe 1 dan tipe 2 memiliki perbedaan yang cukup kentara. Perbedaan penyakit diabetes tipe 1 dan 2 tersebut terdapat pada masifnya waktu serangan. Diabetes Tipe 1 akan menyerang dengan cepat dalam waktu hitungan hari atau minggu sementara diabetes tipe 2 memiliki gejala serangan yang sangat rendah dan terjadi dalam jangka waktu yang lama atau bertahun-tahun. Sehingga penderita diabetes tipe2 ini sering tidak menyadari.

Sementara dari gejala umumnya maka kedua jenis diabetes ini memiliki gejala yang sama yakni sering sekali mengalami haus, sering buang air kecil terutama ketika penderita sedang istirahat di malam hari, tiba-tiba timbul rasa lapar padahal sudah makan secara rutin, bobot badan yang biasanya ideal akan menyusut dengan drastis, nafsu makan yang ikut berkurang dengan cepat, tubuh akan menjadi lemas, pandangan yang kabur, terdapat keton yang dikeluarkan oleh tubuh keton ini adalah otot atau lemak yang harusnya dapat diserap sebagai sumber energi namun tidak dapat diserap hingga dikeluarkan melalui urine.

Gejala lainnya adalah luka yang akan sulit sembuh dan sering mengalami infeksi, gejala terakhir inilah yang sering kentara dan menjadi gejala nyata dari penyakit diabetes karena luka yang dialami oleh seorang yang sakit diabetes akan sulit untuk disembuhkan.

Penyebab penyakit diabetes ada berbagai macam 

Untuk penyebab diabetes Tipe 1 hal yang pertama adanya infeksi virus diabetes yang masuk ke dalam tubuh, kedua adanya riwayat keturunan penyakit diabetes. melakukan perjalanan yang jauh dari garis khatulistiwa atau ekuator. Diabetes tipe 1 umumnya lebih banyak ditemukan pada orang berkulit putih, menyerang pada usia antara 4 sampai 7 tahun dan 10 sampai 14 tahun walaupun pada kenyataannya ada juga yang terserang di diluar umur tersebut walaupun persentasenya kecil

Penyebab diabetes tipe 2

  • Obesitas atau kelebihan berat badan
  • Adanya keturunan yang memiliki penyakit diabetes
  • Badan kurang aktif, badan kurang aktif akan menghambat tubuh membakar glukosa dan energi sehingga tubuh pun tubuh menjadi tidak sensitif terhadap insulin penyebab inilah yang kemudian mendorong penyakit diabetes tipe 2 untuk datang.
  • Hipertensi atau darah tinggi juga menjadi penyumbang terbesar datangnya diabetes
  • Lalu adanya kolesterol baik atau HDL, HDL yang rendah sementara triglerisida yang tinggi memicu datangnya penyakit diabetes tipe 2
  • Dan penyebab yang terakhir adalah umur yang semakin menua

Umur yang semakin menua membuat daya tubuh tubuh seseorang semakin menurun untuk bekerja dan memproduksi juga menjadi berkurang sementara berbagai macam Mas asupan dan makanan tidak baik semakin menumpuk di dalam tubuh

Beberapa orang dengan ciri tertentu harus teliti dan rutin memeriksakan diri, beberapa ciri tersebut seperti.

  • Orang yang memiliki umur diatas 45 tahun,
  • Wanita yang pernah mengalami diabetes gestasional,
  • Yang memiliki indeks massa tubuh di atas angka 25
  • Memiliki diagnosis prediabetes

Orang yang memiliki ciri ini harus melakukan pemeriksaan secara rutin karena keempat faktor ini adalah faktor rawan diabetes menjadi akut. Agar bisa mengetahui gejala  diabetes sedari awal maka bisa dilakukan dengan melakukan berbagai macam tes, tes tersebut seperti tes gula darah sewaktu, tes gula darah puasa, tes toleransi glukosa serta tes HbA1C tes ini adalah untuk mengetes kadar glukosa selama dua sampai tiga bulan kebelakang.

Cara pencegahan diabetes sendiri maka diusahakan dengan cara memiliki gaya hidup yang baik yakni perbanyak mengkonsumsi berbagai macam makanan yang mengandung buah sayuran dan makanan rendah lemak, agar tubuh memiliki sensitifitas terhadap insulin maka dianjurkan untuk berolahraga secara rutin.  Olahraga yang rutin akan memicu tubuh untuk aktif sehingga tubuh menjadi lebih sensitif.

Untuk pengobatan sendiri berbagai macam cara yaitu terapi insulin, minum obat seperti Metformin serta yang paling vital yaitu dengan cara melakukan transplantasi pankreas yang sudah rusak atau tidak dapat memproduksi insulin, pengobatan diabetes ini memang memerlukan perhatian yang lebih sehingga perlunya berkonsultasi kepada dokter untuk mendapatkan Penanganan dan pola gigi yang cukup untuk tubuh.