Purwoceng Tanaman Ajaib Pendongkrak Vitalitas

Posted on

Purwoceng adalah salah satu tanaman yang memiliki nama latin pimpinella alfina. Tanaman ini awal mulanya sering digunakan sebagai obat vitalitas di daerah Dieng Jawa Tengah, laki-laki Dieng sudah sejak lama menggunakan tanaman Purwoceng ini untuk vitalitas. Dengan semakin menyebarnya informasi dan semakin banyaknya orang yang tahu mengenai manfaat tanaman Purwoceng, kemudian Purwoceng tidak hanya di gunakan oleh orang asli Dieng namun kemudian digunakan berbagai macam orang dari berbagai daerah yang ingin menggunakan khasiat dari tanaman yang unik satu ini.

tanaman Purwoceng

Penggunaan tanaman ini pun kemudian menjadi masif, ditandai dengan berbagai macam varian dari Purwoceng yang diolah dengan berbentuk kopi, teh, jamu serta berbagai macam olahan lainnya. Di berbagai macam warung jamu di Dieng akan sangat mudah ditemukan varian olahan dari tanaman satu ini. Dulu tanaman Purwoceng ditemukan di tempat yang liar di sekitar lereng gunung tapi sekarang banyak warga yang membudidayakan Purwoceng ini di rumah sendiri untuk digunakan menjadi obat yang bermanfaat. 

Tumbuhan ini memang hanya tumbuh di dataran tinggi yakni pada ketinggian 2000 sampai 3000 mdpl tumbuhan ini memiliki berbagai macam nama, di daerah lain seperti halnya di jawa Timur Purwoceng dikenal dengan nama Suri Pandak Abang, sementara di pegunungan Tengger dinamakan dengan gebangan Depok, tanaman Purwoceng ini dikenal juga dengan antanan gunung dan merupakan salah satu anggota dari keluarga tanaman Apiache. Purwoceng yang asli memiliki rasa yang khas yakni pedas yang dihasilkan oleh akar maupun bijinya.

Tanaman ini memiliki bentuk fisik yang kecil merambat seperti halnya tanaman antanan, daunnya kecil dengan efek kemerahan serta berdiameter 1 sampai 3 cm. Itulah bentuk fisik dan ciri dari tanaman Purwoceng, sementara untuk manfaat dari tanaman Purwoceng yang unik, bisa di simak ulasannya di bawah ini.

  1. Baik untuk vitalitas

Manfaat yang baik untuk vitalitas membuat Purwoceng sering disebut juga dengan viagra Indonesia atau Viagra tradisional, hal ini karena banyaknya laki-laki Dieng yang menggunakan Purwoceng sejak lama dan dipercaya bisa mendongkrak vitalitas. Dari awalnya yang merupakan tanaman obat tradisional kemudian beberapa pihak pun mencoba untuk meneliti kandungan dari tanaman Purwoceng dengan lebih ilmiah. Salah satunya penelitian oleh IPB pada tahun 2007, yang menyatakan bahwa Purwoceng sangat berhasiat terutama pada bagian akarnya.

  1. Menjaga Stamina Pria dan Wanita

Karena pada bagian akar tanaman Purwoceng memiliki sifat diuretika yaitu suatu zat yang bisa meningkatkan serta menambah stamina, dari zat aproksi diyakini mengandung berbagai macam senyawa turunan lain yaitu seperti tanin, saponin,  alkaloid serta senyawa lain yang berhasiat untuk peredaran darah serta menguatkan tubuh. Hal inilah yang kemudian membuat Purwoceng tidak hanya dikonsumsi oleh para pria namun juga wanita dan kalangan lain, karena kondisi alam di Dieng sangat dingin dan berada di ketinggian sehingga bisa Purwoceng bisa membantu menjaga daya tahan tubuh. Akar Purwoceng juga memiliki senyawa kumarin, senyawa ini dalam industri obat modern sering digunakan berbagai macam kebutuhan seperti antikanker, bakteri dan anti fungi.

  1. Melancarkan air seni

Selain meningkatkan vitalitas, Purwoceng juga memiliki sifat diuretik juga dapat melancarkan air seni sehingga lebih lancar dan membantu menjaga kesehatan alat vital.

Agar mendapatkan khasiat Purwoceng yang maksimal maka Purwoceng harus dikonsumsi selama 7 sampai 15 hari, efeknya adalah menghilangkan masuk angin dan pegal linu, menghangatkan tubuh, melancarkan saraf dan otot sakit, menurunkan panas, antibakteri, obat cacing serta dapat menghangatkan tubuh. Hal inilah yang membuat Purwoceng dikonsumsi oleh berbagai macam kalangan di Dieng untuk melawan rasa dingin di daerah yang memiliki ketinggian pemukiman 2000 mdpl yang merupakan salah satu pemukiman tinggi yang ada di Asia.

Karena penggunaan Purwoceng yang masif dan banyak digunakan untuk berbagai macam varian dan produk turunan, maka kandungan obat dalam Purwoceng yang sudah dikemas memiliki berbagai macam tambahan campuran sehingga efek kandungan positifnya pun menjadi berkurang. Dosen Teknik Pertanian Universitas Sudirman Purwokerto, DR. Edi Sumardi Farid menyatakan bahwa untuk menghasilkan manfaat Purwoceng yang maksimal, maka Purwoceng perlu ditambahkan dengan bahan lain.

Bahan yang cocok untuk meningkatkan khasiat Purwoceng agar maksimal menurut Dr. Edi adalah sidat, jenis ikan yang memiliki bentuk seperti belut namun memiliki ukuran yang lebih besar jika digabungkan dengan  Purwoceng akan memiliki daya vitalitas yang lebih tinggi dan mengeluarkan manfaat yang lebih baik.

Menurut  spesialisasi andrologi dokter Dr. Taufik R nasihun Sp.And seseorang yang mengkonsumsi Purwoceng sebanyak 50 mg akan meningkatkan kadar testosteron sebanyak 125% sementara hormon untuk memproduksi testosteron yang biasa juga disebut dengan luteinizing akan mencapai 29,2%. Dari percobaan yang dilakukan terhadap tikus dengan dosis paling tinggi 600 MG per hari selama 14 hari tidak akan menimbulkan efek samping.

Karena populernya Purwoceng, habitat Purwoceng pun semakin lama semakin menipis dan kemudian menjadi langka terjadi karena para pengusaha jamu dan produksi jamu tradisional memanen Purwoceng langsung dari alam dan mengambil akarnya, sehingga Purwoceng di alam sedikit demi sedikit mengalami penurunan, untuk itulah pemerintah menerapkan Purwaceng di daerah Dieng sebagai status tanaman yang langka.   

Walaupun Purwoceng di Dieng sudah ditetapkan sebagai tanaman yang langka namun tanaman ini masih bisa ditemukan di berbagai daerah lain seperti di Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah bahkan di Eropa yaitu di pegunungan Alpen sesuai dengan nama latinnya. Itulah beberapa manfaat ajaib dari tanaman Purwoceng. Penggunaan Purwocengan dengan dosis dan takaran yang baik akan menghasilkan manfaat yang baik juga. kandungan tanaman ini juga terdapat pada minyak kutus kutus