Tips dan Cara Mengatasi Penyakit Mematikan Stroke

Posted on

Stroke adalah salah satu penyakit yang menjadi momok mematikan bagi masyarakat Indonesia, setidaknya ada kurang lebih 2 juta penduduk Indonesia yang mengalami stroke, ini berarti ada 12 orang dari 1000 penduduk Indonesia menderita stroke. Jika dilihat dari definisinya maka pengertian stroke adalah suatu penyakit yang menyebabkan terhambatnya pasokan darah ke otak. Pasokan darah inilah yang akan memunculkan berbagai macam masalah mulai penyumbatan atau biasa disebut dengan stroke iskemik hingga dengan adanya pembuluh darah yang pecah atau stroke hemoragik.

penyebab penyakit stroke

Jenis stroke iskemik paling banyak menyerang dibanding jenis stroke hemoragik namun walaupun jenis stroke hemoragik lebih sedikit dengan menyerang dalam segi efeknya stroke hemoragik menimbulkan efek membunuh lebih besar dibanding dengan stroke iskemik. Karena otak adalah organ yang sangat vital tubuh manusia maka gangguan ini akan menyebabkan kondisi yang juga sangat parah.

Beberapa kondisi atau gejala penyakit stroke adalah

  • Satu bagian kaki yang tiba-tiba mati rasa

Bagian kaki yang tiba-tiba menjadi mati rasa ini biasanya adalah bagian kaki tungkai orang yang mengalami stroke biasanya diawali dengan gejala seperti ini.

  • Pola bicara yang tidak terkontrol

Stroke menyerang kepada otak sehingga ketika seseorang menderita stroke otomatis koordinasi dalam otak juga menjadi tidak maksimal sehingga menyebabkan berbagai macam gangguan. Salah satunya adalah gangguan bicara sehingga penderita tidak dapat berbicara dengan benar dan jelas, ia tidak dapat lagi menyusun sebuah kalimat dan kata-kata dengan benar.

  • Wajah terlihat menurun

Hal ini terdapat terjadi karena terjadinya penurunan koordinasi dalam otak.

  • Kehilangan keseimbangan atas koordinasi tubuh

Kehilangan keseimbangan ini bisa menimbulkan berbagai macam gangguan tapi gangguan yang paling sering terjadi adalah gangguan pada tangan dan kaki sehingga akan mengalami masalah ketika berjalan.

  • Kehilangan kesadaran

Kondisi ini adalah kondisi paling parah dari stroke dimana tubuh tidak mampu lagi bertahan sehingga mengalami koma.

Jika dilihat dari jenisnya, maka penyakit ini memiliki dua jenis penyakit yakni stroke hemoragik dan stroke iskemik. Stroke hemoragik berarti pembuluh darah yang pecah, sementara stroke iskemik adalah penyumbatan pasokan darah ke otak

Lalu apa sajakah hal yang bisa dilakukan untuk arti atau melakukan pencegahan terhadap penyakit stroke.

Pencegahan dan pengobatan penyakit stroke harus didasarkan berbagai macam diagnose, dari diagnosa tersebut kemudian dokter akan memutuskan apakah cukup dengan memberikan obat-obatan untuk stroke atau harus dilakukan operasi. Selain pengobatan melalui operasi dan obat ketika tahap penyembuhan kita juga harus mengikuti fisioterapi dengan psikologis agar proses penyembuhan bisa berjalan dengan maksimal.

Cara untuk pencegahan stroke bisa dilakukan dengan berbagai cara seperti di bawah ini.

Cara pertama pencegahan penyakit stroke yaitu dengan cara menerapkan pola makan yang sehat. Munculnya stroke sering diakibatkan dari adanya hipertensi, kandungan kolesterol yang tinggi, obesitas maupun diabetes. Semua penyakit ini mayoritas disebabkan dari pola makan yang tidak sehat. Jadi jika ingin mencegah terjadinya stroke harus dimulai dari menjaga pola makan yang benar.

Cara selanjutnya adalah dengan berolahraga secara rutin, banyak sekali manfaat dari olahraga ini, salah satunya adalah untuk mencegah stroke. Karena dengan olahraga semua sistem otot dan tubuh bergerak, sehingga tubuh tidak menjadi statis yang akan menimbulkan berbagai macam penyakit.

Hindari pola hidup yang buruk

Pola hidup yang buruk itu seperti mengkonsumsi minuman keras, merokok, dan mengkonsumsi berbagai macam makanan/minuman yang tidak baik lainnya akan menyebabkan berbagai macam penyakit salah satunya adalah stroke karena tubuh memiliki filter atau fungsi untuk menyaring makanan. Ketika makanan yang dikonsumsi tidak baik otomatis fungsi tubuh juga akan terganggu.

Penyakit stroke tidak muncul secara tiba-tiba ada juga ada juga gejala-gejala atau kondisi yang menyiratkan bahwa tubuh mengalami kondisi stroke. Salah satu kondisinya adalah gejala stroke ringan dimana serangan stroke yang satu ini sangat tidak kentara serangannya, hanya berlangsung secara singkat bahkan dapat menghilang dalam waktu hitungan menit, kondisi inilah yang membuat orang terkadang lalai dan tidak menghiraukannya.

Perbedaan yang dapat membedakan antara serangan stroke ringan dengan stroke yang berat adalah adanya ukuran atau sumbatan yang menghalangi darah mengalir ke otak. Ketika terjadi stroke ringan maka sumbatan tersebut masih terbilang kecil sehingga akan menyebabkan kerusakan saraf otot yang tidak permanen. Sementara serangan stroke yang fatal dapat menyebabkan kondisi yang lebih parah seperti koma atau bahkan kematian.

Walaupun skalanya masih ringan namun gejala stroke ringan memiliki resiko yang sangat besar untuk menjadi stroke yang berat. Serangan stroke ringan ini sangat singkat dan tidak terlalu mengganggu sehingga sering tidak terlalu dihiraukan. Hal inilah yang kemudian memicu menjadi serangan stroke lanjutan. Dari penelitian 4 dari 10 orang yang terkena stroke ringan akan mengalami kondisi stroke yang sebenarnya. Untuk kurun waktu nya sekitar 10% yang mengalami stroke ringan kemudian akan mengalami stroke yang sesungguhnya setelah waktu 1 sampai 5 tahun kedepan.

Sehingga jika terdapat tanda-tanda penyakit stroke seperti adanya gangguan pandangan, gangguan kemampuan bicara, kelemahan otot-otot wajah, wajah  menjadi kaku, tidak dapat senyum, adanya sakit kepala/pusing dan kesulitan berjalan jangan abaikan gejala tersebut segerakan untuk koordinasi dan periksakan ke dokter. Biasanya dokter akan melakukan berbagai macam pemeriksaan seperti melakukan CT Scan atau MRI otak dilakukan untuk memeriksa peredaran darah serta strukturnya.

Selain itu ada beberapa tes lagi seperti EKG rontgen dada dan tes darah. Pemeriksaan-pemeriksaan ini akan mau membuat kesimpulan yang pas sehingga penanganannya pun bisa dilakukan dengan maksimal. Itulah beberapa gejala, penyebab, pencegahan dan pengobatan stroke, semoga dapat membantu Anda untuk selalu hidup sehat.